Wujud Syukur Atas Nikmat Air, Warga RT 06 RW 01 Gelar Tasyakuran Sumber Jurang Mas

  • Jul 07, 2026
  • AHMAD ALFARABI

Wujud Syukur Atas Nikmat Air, Warga RT 06 RW 01 Gelar Tasyakuran Sumber Jurang Mas

SLAMPAREJO— Suasana guyub dan penuh kehangatan terlihat di lingkungan RT 06 RW 01 Desa Slamparejo pada Minggu malam (7/7). Puluhan warga tampak berkumpul bersama untuk menggelar acara Tasyakuran Sumber Mata Air "Jurang Mas" dan Lingkungan. Acara ini diadakan sebagai bentuk rasa syukur bersama atas melimpahnya air bersih yang selama ini memenuhi kebutuhan sehari-hari warga setempat.

Acara yang digelar sederhana di bawah panggung lampu temaram ini dihadiri oleh pengurus RW, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Selain sebagai wadah bersyukur, momen ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga melalui doa bersama untuk keselamatan lingkungan desa.

Acara dimulai dengan pembacaan istigasah yang diikuti dengan khusyuk oleh seluruh warga. Memasuki sesi sambutan, Ketua RW 01 menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga RT 06 yang sudah bergotong-royong mengadakan acara ini. Dalam kesempatan tersebut, beliau memberikan penekanan penting mengenai teknis perawatan sumber air, pemeliharaan fasilitas bersama, serta mengingatkan warga agar tertib dan disiplin dalam membayar tagihan air demi kelancaran operasional Sumber Jurang Mas ke depan.

Pesan serupa juga disampaikan oleh Bapak Cahyo Widodo selaku perwakilan tokoh masyarakat. Beliau mengajak warga untuk terus menjaga semangat guyub rukun dan selalu bijak sekaligus bertanggung jawab dalam menggunakan air sehari-hari agar sumber yang ada tetap terjaga kelestariannya.

Sebagai acara inti, warga mendengarkan mauidhoh khasanah atau ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Sarian. Dalam tausiyahnya, beliau mengingatkan bahwa air merupakan salah satu nikmat besar dari Allah SWT yang harus dijaga. Menjaga nikmat tersebut tidak cukup hanya dengan ucapan syukur, tetapi harus dibarengi dengan tindakan nyata merawat alam (hablun minal 'alam). Beliau juga mengajak seluruh jemaah yang hadir untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Sesi ceramah ini kemudian ditutup dengan doa bersama.

Rangkaian acara malam itu diakhiri dengan ramah tamah dan makan malam bersama. Tradisi makan bersama ini mempererat rasa kebersamaan dan kesetaraan antarwarga, sekaligus menutup acara tasyakuran dengan penuh rasa bahagia dan kehangatan kekeluargaan.